SATPEL Radang Gusi (Gingivitis)

Rabu, 04 November 2020

 

SATUAN PELAJARAN


1.      Bidang studi                           : Pendidikan Kesehatan Gigi (PKG)

2.      Sub bidang studi                     : Preventif Dentistry

3.      Pokok bahasan                        : Radang Gusi (Gingivitis)

4.      Sub pokok bahasan                 : a. Pengertian radang gusi

                                                        b. Perbedaan gusi sehat dan gusi sakit

                                                        c. Penyebab dan proses terjadinya radang gusi

                                                        d. Tanda dan gejala terjadinya radang gusi

                                                        e. Dampak yang ditimbulkan dari peradangan gusi

                                                        f.  Pencegahan dan Perawatan radang gusi

5.      Sasaran                                    : 1 Dasawisma RT 13 RW 11 Perumahan P4A Pudakpayung

6.      Tempat                                    : Rumah warga

7.      Hari dan tanggal                     : 8 Oktober – 6 November 2020

8.      Waktu                                     : 60 menit

9.      Tujuan instruksional

·         Tujuan umum (TIU)    : Setelah dilakukan penyuluhan, diharapkan masyarakat                                 dapat mengetahui dan memahami tentang radang                                           gusi / gingivitis

·         Tujuan khusus (TIK)   : Setelah dilakukan penyuluhan tentang radang gusi,                                       masyarakat diharapkan mampu menjelaskan tentang :

-       Pengertian radang gusi

-       Perbedaan gusi sehat dan gusi sakit

-       Penyebab dan proses terjadinya radang gusi

-       Tanda dan gejala terjadinya radang gusi

-       Dampak yang ditimbulkan dari peradangan gusi

-       Cara mencegah dan mengobati radang gusi

10.  Media                                      : Laptop dan LCD

11.  Metode                                    : Ceramah, Tanya jawab dan diskusi

 

 

12.  Kegiatan Belajar Mengajar :

No

Uraian kegiatan

Kegiatan penyuluhan

Kegiatan sasaran

Waktu

1.

Pembukaan

-Salam

-Perkenalan

-Menjelaskan maksud dan tujuan

-Menjelaskan rangkaian kegiatan

-Menjelaskan tujuan penyuluhan

-Memperkenalkan dan menggali pengetahuan remaja tentang radang gusi atau gingivitis

-Menjawab salam

-Memperhatikan

-Mendengarkan

10 menit

2.

Tahap penyampaian materi atau inti kegiatan penyuluhan

-Memberikan materi pengertian radang gusi

-Membandingkan dan menjelaskan ciri-ciri gusi sehat dan gusi sakit

-Menerangkan penyebab terjadinya radang gusi

-Menjabarkan proses terjadinya radang gusi

-Menjelaskan tanda-tanda dan gejala timbulnya radang gusi

-Menerangkan dampak yang ditimbulkan dari radang gusi yang tak segera diobati

-Mengajarkan tindakan perawatan yang harus dilakukan terhadap radang gusi dan tindakan pencegahan agar radang gusi tidak terjadi lagi

-Mendengarkan, memperhatikan dan memahami materi penyuluhan

-Mencatat hal-hal yang dirasa penting

 

 

40 menit

3.

Penutup

-Memberikan kesempatan bertanya kepada sasaran

-Memberikan beberapa pertanyaan pada sasaran

-Menyimpulkan materi

-Melakukan evaluasi

-Mengakhiri salam

- Menanyakan hal-hal yang belum jelas

-Memperhatikan jawaban dari penyuluh

-Menjawab pertanyaan penyuluh

-Menjawab salam

10 menit

 

13.  Evaluasi

ü  Apa itu radang gusi ?

ü  Apa saja ciri-ciri dan perbedaan dari gusi sehat dan gusi sakit ?

ü  Apakah penyebab terjadinya radang gusi ?

ü  Bagaimana proses terjadinya radang gusi ?

ü  Apa saja tanda-tanda dan gejala timbulnya radang gusi ?

ü  Apa dampak yang ditimbulkan jika radang gusi tak diobati ?

ü  Bagaimana cara mengobati radang gusi ?

ü  Bagaimana cara mencegah radang gusi agar tidak kambuh lagi ?

 

14.  Materi Pembahasan

 

Materi tentang radang gusi (gingivitis)

A.    Pengertian Radang Gusi (Gingivitis)

Radang gusi adalah penyakit infeksi karena pengaruh mikroorganisme patogen yang merusak jaringan mukosa mulut dan jaringan gingiva,yang memicu terjadinya pembengkakan pada tulang alveolar.

Gingivitis termasuk penyakit yang berbahaya terlebih bagi penderita diabetes melitus. Karena susahnya memproduksi insulin dan susah terjadinya pemulihan luka.

B. Ciri-ciri Gusi Sehat dan Gusi Sakit

1. Gusi sehat

a. Berwarna merah muda

b. Bila ditekan menjadi pucat

c. Mengisi seluruh bagian sela-sela gigi yang berakhir dengan bentuk tajam

d. Melekat pada semua bagian gigi

e. Gusi tidak membengkak

2. Gusi sakit

a. Berwarna merah tua

b. Terasa sakit bila ditekan

c. Ujung gusi yang berada di sela- sela gigi membesar dan membulat

d. Bagian gusi yang lain terlihat membengkak

e. Mudah berdarah

 

C. Penyebab Terjadinya Radang Gusi

Faktor penyebab terjadinya peradangan pada gusi bermacam-macam. Menurut penelitian gingivitis terjadi 98% karena faktor perilaku dan 2% faktor keturunan (Gen).

Faktor lain :

1. Penyebab Lokal

a. Plak

b. Karang gigi

c. Materra alba

d. Overhanging filling (tambalan yang berlebihan)

e. Obat-obatan (misalnya: arsen, phenol)

2. Penyebab sistemik

a. Kurang gizi

b. Obat-obatan

 

D. Proses Terjadinya Radang Gusi

Radang gusi terjadi apabila adanya penumpukan plak pada permukaan gigi, terutama pada bagian yang berbatasan dengan gusi. Seseorang yang tidak membersihkan giginya dengan baik dan membiarkan plak tertimbun pada permukaan gigi yang berbatasan dengan gusi, pasti terkena radang gusi. Bakteri pada plak mengeluarkan racun dan zat-zat lain yang merangsang gusi. Radang menjalar terus sepanjang akar gigi menyebabkan gigi menjadi goyah. Selain itu karena ada radang, maka sekitar gigi ada nanah yang menimbulkan bau busuk. Gusinya kelihatan bengkak dan mudah berdarah kalau disentuh.

 

E. Tanda-Tanda dan Gejala Terjadinya Radang Gusi

a. Gusi terasa sakit

b. Gusi tampak merah

c. Mudah berdarah

d. Bengkak

 

F. Dampak yang Ditimbulkan oleh Radang Gusi

Pada mereka yang mengidap diabetes produksi kuman jauh lebih hebat dibandingkan mereka yang normal, karena tidak ada gula netral dalam tubuh yang mampu mencegah pertumbuhan bakteri sehingga jika mereka mengalami radang gusi kemungkinan besar mereka juga akan mengalami infeksi kerongkongan jika gula tidak stabil.

Untuk mereka yang normal kemungkinan yang terjadi akibat radang gusi adalah lepasnya gigi dari jaringan penyangga, rusaknya jaringan penyangga gigi (tulang alveolar), kemiringan bentuk rahang juga bisa terjadi akibat radang gusi.

 

G. Cara Mengobati dan Pencegahan Terjadinya Radang Gusi

Bila sudah terjadi radang gusi segera konsultasikan pada dokter.

Agar tidak terjadi radang gusi lagi maka hal-hal yang harus dilakukan adalah tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu timbulnya radang gusi, senantiasa menjaga kebersihan gigi dan mulut, menerapkan kebiasaan sehat dan sering melakukan check up ke dokter gigi.

 



Daftar Pustaka 

Manson, J.D, B.M. Eley. 1993. Buku Ajar Periodonti. Jakarta: Hipokrates.

Diktat Oral Diagnostik SPRG DEPKES 1997.

Ghofur, Abdul. 2012. Buku Pintar Kesehatan Gigi dan Mulut.Yogyakarta: Mitra Buku.

Aidiel,dkk.2003 Mari Menjaga Gigi: Pernama Malam.Surabaya.

A.Wahab.2006.Perawatan gigi: Pustaka Buku.yogyakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS